progresif per-asa-an

...... entah ini kemajuan atau perkembangan pe-rasa-an atau per-asa-an atau justru kemunduran, yang jelas sandhy barusan ngga ngalamin perubahan mood saat ngeliat foto dia... abis itu baru sadar ada yang berubah...rasa atau asa itu...
seperti terbebas dari kutukan, terbangun dari mimpi buruk, lega....

MMMMEERDEKAAAAAAAAA

ini adalah salah satu momen terbaik dalam hidup sandhy....
saatnya menumbuhkan perasaan itu buat yang laen..., semoga bisa, seharusnya bisa, InsyaAllah..

exhausted

dua hari lagi ujian akhir cawu 2 dan sekarang masih ada kelas dengan begitu banyak tugas..... cape deh.
dengerin andien "nyannyi", sambil nulis-nulis...ahhhhh..
andien yang ini bukan yang artis, dia asisten dosen ekonometri, baru lulus s1, masih nunggu wisuda... walopun suaranya terdengar sama merdunya, sama cantiknya, tapi, tapi, tapi.... aku dah cape...
suaranya cuma terdengar sayup-sayup ditelingaku.. yang lebih enjoy browsing n baca blog temen-temen...
sorry dien, for not giving any attentions n else..

gonnabe a fresh week...

sore ini ke merbabu, ngecamp sampe jum'at...
sabtu sore di ketep pass...
minggu rafting di elo river...
rabu next week ke surabaya...
InsyaAllah.

masih kudu presentasi urban economics, basic econometrics...
Lord help me thru em...

tentang janji...

janji adalah hutang, itu adalah pepatah lama yang bermakna sangat dalam, begitu bijak...
hutang emas dapat dibayar, pun hutang budi. janji, sekali tak ditepati, selamanya tak terbayar karena waktu tak berulang.
itulah mengapa amanah menjadi salah satu ciri dan sifat rosulullah SAW. dan tentu saja seharusnya menjadi sifat setiap muslim.
maka dia (rosulullah SAW) mengajari kita untuk menjawab janji dengan insyaAllah, jika Allah mengizinkan.jelas tersirat makna bahwa satu-satunya alasan suatu janji tidak ditepati adalah jika Allah tidak mengizinkan.jadi segala ikhtiar harus dilaksanakan untuk memenuhi janji, kecuali terjadi apa yang kita sebut sebagi "force major", sesuatu diluar kendali kita.

juga tentang orang yang sering menganggap orang lain berbohong. yang dapat di"tangkap" dari orang seperti ini adalah bahwa dia sering berbohong, sedemikian seringnya sehingga dia menganggap berbohong adalah karakter bawaan setiap manusia sebagaimana dirinya, sehingga kemudian dia sulit untuk mempercayai orang lain.
dan bagaimana menilai seseorang sebagai pembohong atau bukan salah satunya adalah dengan malihat bagaimana dia memandang janji. orang yang menganggap remeh janji-janjinya, mudah mengumbar janji, sangat mungkin bukanlah orang yang amanah, dapat dipercaya.

ini tentang pengorbanan orang yang diingkari janjinya, tentang biaya kesempatan (opportunity cost) yang dikorbankan demi memenuhi janji. misalkan ada dua orang yang berjanji akan bertemu di suatu tempat pada suatu waktu. seharusnya kedua orang tersebut rela mengorbankan waktu pribadi mereka untuk memenuhi janjinya. bahwa tanpa janji itu, mungkin masing-masing orang itu dapat memanfaatkan waktunya bagi kebaikan diri mereka masing-masing, yang nilainya berbeda bagi tiap orang. dengan adanya ikatan janji, kedua orang itu mengorbankan kesempatan yang mereka punya demi harapan kesempatan yang lebih baik dari janji tersebut. namun bila salah satu pihak ingkar, maka orang yang ingkar tidak kehilangan opportunity cost, kesempatan pribadi dia, sementara yang diingkari dirugikan karena kehilangan waktu dan kesempatan... waktu dan tempat yang tepat sesuai kesepakatan para pihak yang berjanji adalah syarat dipenuhinya janji bagi kedua orang tersebut, yang akan memberikan sinergi dan menghasilkan kesempatan yang lebih baik.

opportunity cost inilah salah satu nilai hutang dari janji, nilai dari sisi ekonomi, yang karena sifatnya sebagai fungsi waktu, maka tidak mungkin terulang, tidak mungkin terbayar, hanya dapat dikompensasi dalam bentuk lain...
belum lagi kerugian imaterial yang terjadi, perubahan mood, perubahan "rasa" dan segala hal lain yang berkaitan dengan emosi...

--terima kasih buat tanti, yang membuatku menunggu dan memicu hatiku merenung tentang janji. no heart feelings please--

memori pasca badai jiwa....

hatiku menangis ketika Ia menegurku dengan caraNya
marah pada diriku karena tak cukup berusaha
senyum satir menyadari segala kesalahan kecil yang tertimbun menggunung
lupa diri hingga menganggap aku adalah Aku dan menjadi sombong
merasa diri baik padahal buruk dan hina
bodoh karena tak bercermin sejarah
sisi lain hatiku mengikhlaskan
sisi gelapnya menyumpah serapah takdirNya, takdir Sang Raja Manusia...
menggugat keadilanNya yang membunuh asa egoku, menjungkar-balikkan logikaku

... dan (lagi) hidup terus berjalan, sejalan fungsi waktu yang membatasi makhluk dan Rabbnya
teguranNya adalah cambuk bagi kemalasan jiwaku yang lalai...

Syukurku atas segala tegur-sapaNya
dalam rizqi, cobaan dan azabNya
yang datang silih berganti
mengingatkan ku agar tidak makin lupa diri
tidak terbantai nafsu lawwamah ini


--kucoba kembangkan sayap Basahku
tuk terbang tinggi lagi di angkasa
melayang melukis langit merangkai awan-awan mendung... (dewa19)--

Amazed


26 Robi’ul awal 1428 H, hari kelahiranku. Dan seperti biasa, jum’at sore maen bola sama temen-temen kos, walaupun sore itu hujan. Sore itu aku berhasil membuat satu gol dari tiga peluang emas yang aku dapat. Lumayan, tidak terlalu buruk mengingat kondisi lapangan yang becek berat.
Selesai maen bola mandi dan shalat maghrib. Selesai shalat, meneruskan tadarus. Dan luar biasa, kebetulan tadarusku sampai di surat Al Mu’min (QS.40) ayat 66 sampai selesai (ayat 85)—aku selalu berusaha membaca 1 ’ain setiap selesai shalat maghrib-- yang setelah aku baca terjemahnya, benar-benar menceritakan kelahiran, hidup dan kematian...
Mungkin ini cuma kebetulan, tapi buatku kebetulan ini menunjukan kalau Dia masih menyayangiku, mengingatkanku atas segala dosa yang mendatangkan keburukan buatku...
Alhamdulillahi Rabb Al Alamin..., atas segala rizqi, anugerah iman dan islam dan segala yang lain yang tak mampu aku menyebut atau menghitungnya, syukurku kupersembahkan untuk-MU, Sang Penguasa Jagad Semesta, Raja segala mahluk, Yang Maha menghidupkan dan mematikan.
Dan ini adalah terjemahan ayat-ayatNya yang malam itu aku baca:
66. Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.
67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).
68. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, Maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya bekata kepadanya: "Jadilah", Maka jadilah ia.
69. Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?
70. (yaitu) orang-orang yang mendustakan Al kitab (Al Quran) dan wahyu yang dibawa oleh Rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. kelak mereka akan mengetahui,
71. Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,
72. Ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,
73. Kemudian dikatakan kepada mereka: " manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,
74. (yang kamu sembah) selain Allah?" mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari Kami, bahkan Kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu". seperti Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.
75. Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).
76. (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka Itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong ".
77. Maka bersabarlah kamu, Sesungguhnya janji Allah adalah benar; Maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), Namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.
78. Dan Sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; Maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.
79. Allahlah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan.
80. Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu[1327] dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.
81. Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya); Maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?
82. Maka Apakah mereka tiada Mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[1328], Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
83. Maka tatkala datang kepada mereka Rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka[1329] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.
84. Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan Kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah Kami persekutukan dengan Allah".
85. Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa kami. Itulah sunnah Allah yang telah Berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.
 
[1327] Yang dimaksud dengan manfaat yang lain dari binatang ternak itu ialah air susunya, kulitnya, bulunya dan sebagainya.
[1328] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng-benteng dan istana-istana.
[1329] Mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka Maksudnya ialah bahwa mereka sudah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh Rasul-rasul mereka. malah mereka memandang enteng dan memperolok-olokkan keterangan yang dibawa Rasul-rasul itu.

God of silly things

Belakangan ini aku dapet beberapa masalah kecil yang cukup mengganggu tidurku gara-gara keisenganku....
aku iseng ngirim pesen buat beberapa temenku dalam bahasa yang aku pikir mereka ga tau. ini ajah udah satu kesalahan, keluar dari konsep komunikasi. memberikan informasi ke orang lain dalam media yang tidak dipahami oleh orang yang dituju. ngaco kan?
masalahnya makin runyam ketika kemudian temen-temenku yang jadi korban keisenganku itu menganggap aku bener-bener menguasai bahasa-bahasa yang aku pake itu.., trus balik tanya ke aku apa arti pesen itu... God, mana aku tau, aku jelas udah lupa pesen apa yang aku tulis waktu itu..(namanya juga iseng...) kecuali kalo mereka balikin pesen itu ke aku, mungkin aku bisa tanya google..

uh, padahal its just me dengan segala kebodohan dan keterbatasanku. satu-satunya bahasa asing yang aku sedikit bisa adalah bahasa inggris. bahasa yang laen? tanyakan pada google dari bahasa inggris, google bisa ngubah ke banyak bahasa yang laen; jerman, perancis, rusia, jepang, china, spanyol... walopun maknanya jadi agak berubah.,ga reversibel. misalnya aku bikin tulisan, satu paragraf, dalam bahasa inggris, trus diterjemahin google ke prancis, hasil terjemahannya aku terjemahin lagi ke inggris (pake google juga) hasilnya beda dengan yang aku tulis pertama kali..

di kampus juga gitu. temen-temen nganggep aku orang yang rajin ngerjain tugas, paper, bahan presentasi dll. padahal, satu-satunya jenis tugas yang kadang bener-bener aku kerjain sendiri cuma paper. bahan presentasi atau yang laen lebih sering aku cari dari google.tinggal terjemahin, edit dikit, jadi.
aku bukan orang yang menguasai segalanya. aku cuma bisa memanfatkan sumberdaya yang ada disekitarku dengan sedikit lebih optimal, untuk memudahkan pekerjaanku...Dan dengan sedikit pengetahuanku itu, kadang aku masih nekat untuk sok tau. bumerang buatku...
ngga penting banget deh..